Maudy Ayunda Senang Pamer Gigi Kelincinya

Selama tahun 2017, Maudy Ayunda punya setumpuk aktivitas yang menunggu untuk ia kerjakan sebagai aktris dan juga penyanyi. Maret mendatang, ia akan disibukkan dengan peluncuran film terbarunya, “Trinity, The Naked Traveler.” Sedangkan sebagai penyani, ia memiliki target untuk menyelesaikan album ke-3-nya.

20170110_165052

“Tahun lalu, aku sudah menyelesai syuting film tentang pionir backpacker wanita Trinity. Judul filmnya Trinity The Naked Traveler.Syutingnya dimana-mana, di Maladewa, Filipina, Makassar, Lampung, NTT. Pokoknya, aku benar-benar sempat gosong lah! Rencananya, film edar Maret ini. Tahun ini, aku juga berencana mengeluarkan album ketiga. Single terbarunya aku tulis sendiri. Ada video klipnya juga. Baru rilis tiga minggu yang lalu dan respon-nya sudah bagus banget. Jadi, aku bersyukur sekali,” terang Maudy.Tuntutan untuk tetap tampil cantik di depan publik inilah yang membuat Maudy sangat memperhatikan perkembangan kosmetik. Biasanya ia sering mendapatkan informasi kosmetik yang sedang dibicarakan orang lewat sosial media.

“Aku sering lihat video-video tutoring bagaimana berdandan dari para influencer di sosial media kayak contouring wajah. Seru dan abis liat, aku biasanya langsung ingin mencoba aplikasikan.”

Dari informasi-informasi inilah, ia jadi tidak terlalu bergantung dengan penata rias di tengah-tengah kepadatan jadualnya karena ia bisa mengaplikasikan sendiri.

“Sebenarnya dandanan harian saya sih tidak terlalu beda. Yang penting, aku merasa nyaman. Gaya saya yang pasti tidak terlalu overly feminim atau terlalu tomboy juga. I like a bit of edgy, block colors tetapi tidak yang terlalu neon. Tinggal disesuaikan saja dengan occasion-nya. Begitu juga dengan makeup. Kalau lagi ada acara ini, aku tinggal nambah-nambah saja dari makeup yang aku pakai dari pagi. Biasanya pilih warna-warna yang lebih keluar seperti warna merah atau orange. Sedangkan, untuk yang daily, warna rasberry yang aku suka,” terang Maudy.

Salah satu kosmetik terpenting bagi Maudy adalah lipstik karena lipstik ini membantu menutup kebiasaan buruknya.

“Aku punya kebiasaan buruk suka memainkan bibir. Entah itu digigit-gigit, mengecap-ngecap, atau apalah itu karena bibir kering. Nah, kalau begitu, lipstik jadi cepat habis. Sementara kalau jadual sedang padat, saya tidak ingin terlihat pucat. Jadi, mau tidak mau, setiap 30 menit, aku pakai lipstik lagi biar muka cerah dan bibir tidak kering.”

Kecintaannya pada lipstik ini juga disebabkan hal lain. Sebagai pemilik gigi kelinci, ia paling senang menonjolkan giginya itu.

“Personally, aku suka sekali dengan lipstick karena I have bunny teeth yang ingin aku tonjolin. Jadi, aku suka bereksperimen dengan warna-warna dalam lipstick karena beberapa warna bisa memberi kesan bibir terlihat lebih plump effect (tebal berisi) dan tidak flat.”

Advertisements